Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga menyelenggarakan kuliah tamu bertema Postgraduate Opportunity di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Ir. Dr. Siti Rozaimah Sheikh Abdullah sebagai narasumber utama. Kehadiran akademisi internasional tersebut menjadi bagian dari upaya internasionalisasi Prodi Teknik Lingkungan dalam membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang studi lanjut di luar negeri.
Kuliah tamu ini merupakan bagian dari rangkaian Program Adjunct Professor UNAIR yang berlangsung pada 8–18 Februari 2026. Sebanyak 60 mahasiswa mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan FST UNAIR. Peserta terdiri atas mahasiswa dari Prodi Teknik Lingkungan, yang memiliki minat untuk melanjutkan studi ke jenjang magister. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pemaparan dan diskusi.
Dalam presentasinya, Prof. Siti Rozaimah memperkenalkan sistem pendidikan pascasarjana di UKM, khususnya pada Department of Chemical & Process Engineering, Faculty of Engineering and Built Environment. Ia menjelaskan struktur kurikulum, skema penelitian berbasis supervisi, durasi studi, serta standar akademik yang harus dipenuhi calon mahasiswa internasional. Selain itu, dipaparkan pula berbagai peluang beasiswa dan skema pendanaan riset yang dapat diakses oleh mahasiswa asing, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam proyek penelitian kolaboratif berskala internasional.
Lebih lanjut, narasumber menekankan pentingnya kolaborasi riset lintas negara dalam menghadapi tantangan global di bidang teknik dan lingkungan. Kerja sama internasional dinilai mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat inovasi berbasis riset. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar mekanisme pendaftaran, persiapan dokumen akademik, peluang joint research, hingga potensi kolaborasi dosen antara UNAIR dan UKM.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Prodi Teknik Lingkungan dalam mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui akses informasi pendidikan berkualitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan global. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong mahasiswa untuk berani melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi sekaligus mempererat kolaborasi akademik berkelanjutan antara UNAIR dan UKM di masa mendatang.


