Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga kembali menyelenggarakan kegiatan pada Selasa, 10 Februari 2026 dalam rangkaian Program Adjunct Professor UNAIR (8–18 Februari 2026). Pada kesempatan ini, Prof. Ir. Dr. Siti Rozaimah Sheikh Abdullah dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menyampaikan materi bertajuk “Strategy to Get Published in Impact Journals: Tips & Tricks.”
Kegiatan ini diikuti oleh 26 mahasiswa dan para dosen Prodi Teknik Lingkungan, yang ingin meningkatkan kapasitas dalam publikasi ilmiah internasional. Materi yang disampaikan berfokus pada strategi komprehensif untuk menembus jurnal bereputasi terindeks Scopus dan Web of Science (WoS).
Dalam pemaparannya, Prof. Siti Rozaimah menjelaskan pentingnya perencanaan publikasi sejak awal penelitian. Ia menekankan bahwa mahasiswa pascasarjana idealnya menargetkan minimal satu artikel ilmiah dari setiap proyek riset yang dilakukan. Selain itu, mahasiswa sarjana juga didorong untuk mengembangkan tugas akhir menjadi artikel yang layak dipublikasikan.
Materi dilanjutkan dengan pembahasan tentang evaluasi jurnal, termasuk pemahaman terkait Impact Factor (IF), quartile (Q1–Q4), SCImago Journal Rank (SJR), serta indeksasi di Scopus dan WoS. Peserta juga diberikan panduan praktis dalam memilih jurnal yang sesuai dengan aims and scope, memahami struktur standar manuskrip ilmiah (judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, diskusi, dan kesimpulan), serta menyusun novelty statement yang kuat.
Tidak hanya itu, Prof. Siti Rozaimah turut membagikan tips teknis sebelum submit, seperti memastikan kesesuaian format sitasi, pengecekan kesamaan naskah (similarity index <20%), penyusunan cover letter, hingga strategi merespons komentar reviewer pada tahap peer review. Ia juga mengingatkan peserta untuk mewaspadai jurnal predator (fake journals) dan selalu memverifikasi kredibilitas jurnal melalui laman resmi serta basis data terpercaya.
Suasana diskusi berlangsung aktif, dengan banyak pertanyaan terkait pengalaman menghadapi revisi mayor, strategi meningkatkan h-index, hingga pemilihan antara jurnal open access dan subscription.
Kegiatan hari kedua ini semakin memperkuat komitmen Prodi Teknik Lingkungan UNAIR dalam mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik internasional bersama UKM.
Melalui sesi ini, diharapkan dosen dan mahasiswa Teknik Lingkungan UNAIR semakin siap bersaing di tingkat global, meningkatkan visibilitas riset, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan.


